Archive for July 1, 2009

Pare-pahit tapi bikin ketagihan,,,

Ide nulis artikel ini waktu aku mau posting resep masakan berbahan pare. Setelah itu, kupikir gak salah ya kalo misalnya ada semacam artikel intro yang ngulik sedikit tentang pare. Tak kenal maka tak sayang? right? yes,, of course (piye tho mbak, tanya2 dewe dijawab dewe :D )

Pernah dengar yang namanya Pare? tanaman pare yang rasanya pahit itu? Pare salah satu masakan favoritku. Memang rasanya pahit, tapi kalau bisa masaknya, rasanya luar biasa… percaya deh.. apalagi kalo ada udangnya.. nyummy,, Dulu pernah berhasil nanam tanaman pare di rumah. Sukses,, buahnya gede-gede n warnanya hijau. Alhasil dulu sering banget masak pare dari kebun sendiri.. (bukan kebun, tapi halaman sebelah rumah tepatnya,,,). Jadinya waktu masak tambah semangat,, Top pokoknya.,,

Oops,, tunggu, artikel yang ini bukan tentang bagaimana masak pare yang enak, bebas pahit, n tetep sehat. Sekarang lagi waktunya menjelaskan  (wiih, gayanya pake bilang mau menjelaskan, sok pinter nih aku,, hehe,,kalo gitu tepatnya sharing knowledge ajah yaa,, ^^)

Sebenarnya tanaman pare punya banyak khasiat di balik bentuknya yang unik bergelombang n rasanya yang pahit. Pahit bukan brati tak enak. Habis dari cari-cari literatur, wiih ternyata emang bener deh Pare ni banyak banget khasiatnya. Dulu pemahamanku masih dikit, taunya pare bagus yang punya diabet. Dan ternyata, more than that..  Manfaat pare kaya gini niih (ni didapet dari salah satu buku yang diterbitkan ma Deptan):

  • Dapat merangsang nafsu makan (tapi kalau yang masih ragu ma rasa pahitnya bisa jadi malah menurunkan nafsu makan yaaw,,,,)
  • Dapat menyembuhkan penyakit kuning
  • Memperlancar pencernaan (cocok niih,, buat yang suka bermasalah waktu pagi,, hayooo.. aku juga sih kadang,, hiikz,,)
  • Obat malaria (kalau yang ini, musti jaga tingkat kekebalan tubuh juga)

Dan ternyataaaaaaaaaa,, bukan cuma buahnya euy,,, daunnya juga ada banyak manfaatnya niih,,,

  • Dapat menyembuhkan sakit perut pada bayi
  • Membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan
  • Dapat menurunkan panas
  • Dapat mengeluarkan cacing kremi
  • Dapat menyembuhkan batuk

Aku dah lumayan panjang lebar nih bahas tentang tanaman pare. Udah minat belum buat maem pare? jangan kuatir,, bis ni aku juga jelasin cara masaknya yang bebas pahit,, (hehehe,, gayanya akuu,,)

Eh, ada tambahan lagi,,, dari Pak Budi Sutomo, kaya gini:

Penelitian di Chinese University of Hongkong berhasil mengisolasi dua jenis protein dari dalam buah pare. Protein yang diberi nama Alpha dan Beta ini dipercaya mampu menghambat laju kerja virus HIV penyebab AIDS. Sementara hasil uji lab New York Universitiy School of Medicine menemukan protein jenis ketiga yang diberi nama MAP 30, yang lagi-lagi konon bermanfaat untuk mencegah laju HIV. Namun jika Anda akan mencoba terapi pare, buah yang pahit ini memiliki toksisitas yang tinggi penyebab keguguran. Sebaiknya tidak diterapkan pada wanita hamil.

Lho kan,, ada banyak manfaat lagi… Tapi bagi yang sedang hamil, di tahan dulu yaah sampe ntar melahirkan baru maem,, cz salah satu khasiatnya membersihkan darah bagi wanita sesudah melahirkan :)

Yuk,, intip resep masak pare disini,,

Comments (2) »

Melihat lebih jauh

Artikel ini merupakan salinan,,, Waktu jalan2, nemu artikel ini disini. isinya baguus banget. Tentang bagaimana cara pandang seseorang akan tercermin dalam setiap tindakannya. Tindakan yang sederhana tapi bermakna luar biasa. Suatu tindakan yang tidak disadari akan membawanya kesuatu kesempatan yang sungguh tak terduga.

Artikel ini bisa juga jadi reminder buat kita, untuk selalu melakukan tugas, kewajiban, dan apa saja yang memang menjadi tanggungjawab kita dengan sepenuh hati,, Insya Allah, itulah yang akan memberi kita banyak hikmah di kemudian hari.

(Penulisannya bener-bener sama persis gak aku ubah apapun. Jadi ni yang ada di bawah hasil dan gaya penulisan Pak Harry, sang penulis artikel yang asli)

Read the rest of this entry »

Comments (1) »

Tumis Pare

Judulnya emang tumis, tapi ntar ditengah jalan ada santannya juga lho,, meski santannya cuma dikit. Fungsi santan disini untuk memberi rasa gurih jadinya meski ada sedikit rasa pahit tapi tertutup ma gurihnya santan. Ni caranya sederhana banget. Cara sederhana rasa luar biasa,,,, :P Sebelum intip bumbu n cara masaknya, lihat dulu deh gambarnya,,, biar semakin mantap…

tumis pareGimana gambarnya? seger banget kan? hehhe,, dari tadi promosi melulu nih aku… Oks, let start…

Bahan:

  • Pare yang berwarna hijau segar 500gr
  • Remahan tempe (jika suka)
  • Bawang putih 5 siung
  • Bawang merah 4 siung
  • Cabe merah besar 1
  • Cabe rawit (sesuai selera)
  • Lengkuas 3 cm, memarkan
  • Garam secukupnya
  • Santan 1 gelas belimbing (jangan terlalu kental)
  • Minyak goreng 3 sdm

Cara memasak:

  • Keluarkan bagian tengah pare, iris tipis2.
  • Siram irisan pare dengan air panas dan garam 2 sendok makan
  • Remas-remas (proses ini yang aku bilang akan mengurangi rasa pahit pare)
  • Cuci bersih
  • Iris halus bawang merah, bawang putih, dan cabe.
  • Panaskan 3 sdm minyak goreng
  • Tumis irisan bawang, cabai, dan lengkuas hingga harum
  • Masukkan irisan pare yang sudah dicuci dan remahan tempe
  • Aduk rata
  • Masukkan santan 1gelas  secara sekaligus
  • Tambahkan garam secukupnya
  • Biarkan selama 15 menit (ukurannya: hingga santan sudah tinggal setengahnya dan pare sudah terasa matang)
  • Taburi bawang goreng saat penyajiannya

Gampang banget kan? selamat mencoba… masak sendiri, selain hemat juga sehat, Makan bersama keluarga sungguh nikmat :)

Leave a comment »

Balado Terong

Ini dia masakan  kaya bumbu,,, kaya bumbu, kaya rasa,,, siapapun pasti udah gak asing ma jenis makanan ini, terutama buat yang suka pedas, makanan ini pasti dah gak asing lagi yah…  Meski gitu, yang kurang suka pedas bisa tetep menikmati, sesuaikan ajah jumlah cabenya :) . Saat memasak, jangan terlalu lama mengolahnya,, atau jangan terlalu matang sehingga terung menjadi sangat lembek supaya vitaminnya gak ilang. Terung kaya dengan vitamin dan bahkan merupakan salah satu jenis tanaman pencegah kanker,, (cocok sekali dengan kondisi lingkungan sekarang yang kurang ‘ramah’ pada kesehatan)
ini cocok buat yang suka pedes.. enak bangeeetzz..

Bahan:

  • Terung 500gr. Pilih terung yang berwarna ungu karena vitamin yang dikandungnya lebih banyak dari yang berwarna hijau.
  • Bawang merah 5 siung
  • Cabe merah besar 2
  • Cabe rawit (sesuaikan dengan selera yah)
  • Terasi 1/2 sendok teh (jika kurang suka dengan aroma terasi bisa dihilangkan)
  • Tomat 1 buah
  • Garam secukupnya
  • Minyak 2 sdm

Cara memasak:

  • Cuci terung hingga bersih. (Kulit bisa dikupas atau tidak, sesuai dengan selera)
  • Iris dengan ketebalan minimal 2 cm (jangan terlalu tipis karena terung sangat mudah mengempis)
  • Haluskan bawang merah, cabe merah, cabe rawit, terasi, dan tomat
  • Panaskan 2 sdm minyak goreng
  • Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum
  • Masukkan terung dan garam, aduk rata
  • Tutup selama 10 menit
  • Sajikan

Masakan ini akan lebih nikmat disantap saat cuaca sedang dingin,, Bagi yang gemar makan teri, bisa juga campurkan teri  goreng. Rasanya lebih enak, gurih dan pedas, Selamat mencoba ;)


Leave a comment »

Satu tahun sudah,,,

pose (pura-pura) kerja ^^

pose (pura-pura) kerja ^^

Terkadang waktu berjalan dengan cepat. Seperti gak terasa. Sama seperti hari ini. Entah kenapa aku merasa sangat spesial dengan usia kerjaku yang sudah lewat satu tahun. The 1st year, the greatest year,,, Jadi pingin flash back sebentar. Katanya orang-orang (yang mau aku buktikan juga), kalau kita mau mensyukuri sesuatu dengan lebih dalam, cobalah ingat apa yang sudah kamu lewati,,, then, semoga dengan sedikit flash back ini aku jadi lebih bersyukur atas semuan pemberianNya. Amiin,, ^^

Aku mulai gabung dengan perusahaanku sekarang tanggal 23 Juni 2008. Tiba-tiba aja udah setahun. Padahal masih ingat waktu dulu awal-awal mau berangkat ke makassar aku diantar keluarga di bandara dengan tangisan bombay, hehehe (malunyaaa,,,,). Waktu itu memang aku harus ke makassar dulu buat ngejalani yang namanya in-class training, baru akhirnya aku ditugaskan di Jakarta ini (Alhamdulillah,,,).

Apa aku gak perlu adaptasi waktu awal kerja? tentunya jelas beradaptasi dengan sangat amat keras. Yang paling basic adalah musti adaptasi jauh ma orang tua,,, (21 tahun aku nempel lengket ma ortu, tau-tau musti jauhan,,, wiks,, jelas,, beraaat). Yang ada aku nahan-nahan tangis waktu di pesawat (hehee, pengakuan lagi deh).

Selain itu adaptasi kedua, musti bisa ngatur semuanya sendiri. ya sendiri. Sebenarnya keadaan gak too extreme gitu, cz aku selama di Jakarta tinggal ma Om n keluarga yang welcome bangeeetz,,, (thx u dear uncle and aunt ^^).

Ketiga, sama suasana jakarta yang crowded as a never sleep city, have an absurd traffic jam, has high-exclusive-expensive-individual-free life styles. Aku yang dibesarkan di malang cuma bisa melongo aja waktu lihat fakta-fakta aneh yang membuat kadang berasa gak mau percaya, berasa semakin merindukan Malangku.. Mulai dari menerima kenyataan kalo aku musti berangkat kerja jam 6 pagi, perjalanan kantor-rumah bisa 2 jam kalo pas jam pulang kantor, harga makanan yang seperti unbelievable (ni diperparah oleh kebiasaanku buat membandingkan harga makanan di jakarta ma di malang yang udah kaya ada perbedaan kurs mata uang ajah, hehe,, ndesoku metu,,,). trus sama gaya berbagai kalangan disini, mulai dari banyaknya cewek yang ngerokok dengan santai didepan umum (maaf, tapi buatku ini sungguh gak byasa. kebayang cew ngerokok ajah ndak apalgi yang terang-terangan di depan umum). dan yang terakhir, suasana kerja disini yang menurutku ‘mahal’ banget harganya. kenapa?

Aku memberi nilai 10 atau A ma suasana kerja di tempat kerjaku ini. why? cz suasana itu bener-bener berefek banyak ma diriku.  Mulai yang menyadarkanku tentang

  • arti keluargaku. Mulai dari Ibuku, Bapakku, Masku, Adikku, Sepupuku, Mbahku, Bu Deku. Saat jauh ini semakin sadar kalo i luv them so much mora than i luv my self :) . Juga keluarga Om dan Tante yang udah baik banget jaga aku n mau direpotin ma aku.. thx u soo…
  • arti teman. beda karakter justru bikin makin dewasa lebih menghargai satu sama lain ya.. dan lebih baik lagi,,
  • arti atasan yang seperti orang tua bukan cuma im the leader u r the follower..  thx u dear boz, u’ve teached me a lot…  bout anything.. trus juga makasih dah sering diajak plus ditugaskan to the places i’ve never there before.. hihi… dan yang paling penting, tentang pentingnya belajar n tetep low profile,, ^^
  • arti pentingnya belajar, gak cuma belajar teori praktis, tapi juga musti diimbangi teori kehidupan (waduh, bahasaku,, ya wis gitu intinya,,,)
  • arti pentingnya bersyukur. penting niiih,,, supaya gak jadi sombong, supaya gak minder, tapi tetep ati-ati dalam melangkah,,, Insya Allah,,,
  • arti pentingnya gaya hidup sehat. banyakin sayur ma buah, banyakin minum air putih, pentingnya olahraga,,, soalnya kalo jauh ma ortu musti bisa manage. kerja boleh poll,, tapi jaga kesehatan juga poll-pollan… (hehehe)
  • dan banyaaaaaaak lagi.Alhamdulillah,,,

Semoga selalu jadi orang yang bersyukur. Amiin,,,^^

Ternyata bener, dengan sedikit flash back jadi bisa lebih bersyukur dengan apa yang kita peroleh dan membuatnya bisa lebih bermakna.. Insya Allah.. Dengan melihat lebih dekat, gundahpun bisa pergi, resahpun bisa berkurang, supaya bisa menilai segala sesuatunya dengan lebih bijaksana. Akupun jadi bisa lebih mengerti (kata-kataku ini aku ilhami dari lagunya Sherina-melihat lebih dekat). Semoga di tahun kedua akan lebih banyak hikmah yang aku terima, menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk semuanya, tetep banyak belajar, tetep semangat, tetep nulis di blog ini juga dunkz, hehhe,,, ^^

Comments (10) »

A True Story: Tanggungjawab Seorang Anak

Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan ” PERBUATAN LUAR BIASA “. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya kanak-kanak yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.

Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun ( tahun 2001 ) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Sejak itu Zhang Da, demikian nama anak itu, hidup dengan sang ayah yang tidak bekerja, tidak bisa berjalan dan sakit-sakitan.

Ia masih terlalu kecil untuk memikul tanggung jawab yang berat itu, namun ia tetap berjuang. Ia bersekolah dengan berjalan kaki melewati hutan kecil. Karena tidak sarapan, diperjalanan itu ia makan daun-daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang ia mencoba memakan sejenis jamur atau rumput, sehingga ia tahu mana yang masih bisa diterima lidahnya dan mana yang tidak. Pulang sekolah, ia bekerja membelah batu-batu besar. Upah sebagai tukang batu digunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk ayahnya.

Setiap hari ia menggendong ayahnya kekamar mandi, menyeka dan juga memandikan ayahnya. Ia membeli beras dan membuatkan bubur untuk makan ayahnya. Segala urusan ayahnya lainnya pun ia yang mengerjakannya sendirian.

Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengobati sang ayah. Ia pun belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Ia mempelajari bagaimana seorang suster memberikan suntikan. Setelah merasa mampu, ia sendiriyang menyuntik ayahnya.

Ketika acara penganugerahan penghargaan tersebut berlangsung, pembawa acara bertanya apa yang diinginkan Zhang Da ” Apakah uang atau lainnya. Disini ada banyak pejabat, pengusaha, juga ada ratusan juta penonton telivisi, mereka bisa membantu mu!”  Namun apa yang dikatakan Zhang Da sungguh mengejutkan siapapun, ia hanya berkata, ” Aku hanya ingin Mama ku kembali!.”

Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya. Ada anak yang sudah sekolah di SD masih disuapi, dan memakai bajupun masih dibantu.

Potensi anak sering muncul justru ketika ditempa kesulitan, jika langkah anak selalu dimudahkan maka kreatifvitas dan daya juangnya pun tidak akan tumbuh. Oleh karena itu, ada pepatah mengatakan, ” JANGAN MUDAHKAN HIDUP ANAK HARI INI, UNTUK MENYULITKANNYA DI KEMUDIAN HARI.”

Oleh : Ida S Widayanti

Sumber : Suara Hidayatullah, Desember 2008 | Dzulhijah 1429 | www.hidayatullah.com

Artikel ini diambil dari blog Ibu Habibie.

______________________________________________________

Subhanallah ya ,,, perjuangan seorang anak yang memang sangat luar biasa, sungguh langka. apalagi usianya yang masih sangat muda. bahkan kalo bisa diingat-ingat saat aku umur segitu, aku belum kalau dibandingkan  dengan yang dilakukan Zhang Da, kegiatannya cuma belajar dan bantu ibu bersihkan rumah (bukan bertanggungjawab untuk menghidupi saya sendiri), apalagi sampai bertanggungjawab merawat orang tua yang sedang sakit…

Sangat luar biasa,,,


Leave a comment »