Archive for August, 2009

Dia… 10 tahun lalu

Tiba-tiba ada inspirasi buat cerita… Jadilah ini. Masih perlu banyak perbaikan.. ^^

———————————————————————————————-

Suasana kota ini sedikit berbeda. Lebih ramai dari saat aku pergi dulu. Sudah ada jembatan layang diperempatan menuju terminal. Lalu lintas lebih teratur meski lebih padat. Busku perlahan memasuki terminal. Teriakan kondektur dan antusiasmenya menarik calon penumpang membuat tersenyum. Sepertinya mereka memang menyebalkan, tapi itulah adanya. Mereka hanya manusia biasa yang perlu melakukan upaya untuk mencari nafkah. Berbagai cara dia lakukan untuk menyambung hidupnya.

Busku sudah berhenti. Sengaja aku tidak segera turun. “Nanti saja”, pikirku. Sedikit enggan berdesakan keluar bus. Aku toh tidak ada yang menjemput, jadi tak ada gunanya terburu-buru. Setelah agak sepi barulah aku beranjak, mengambil tas ranselku di tempat bawaan di atas kursi. Membetulkan letak jaketku dan segera turun.

Landungsari landung sari,,, Landungsari mas? Gawe AL. Kebek-kebek,,, langsung budal” (landungsari landung sari. Landungsari, Mas? Naik AL. Penuh, langsung berangkat). Teriak kernet menghampiriku. Wajahnya sudah penuh peluh. Meski mukanya tampak garang, tapi sepintas ada garis lelah disana. “Mboten, Pak. Maturnuwun” (Tidak, Pak. Terima kasih). Aku menolaknya dengan halus. Seharusnya aku naik angkutan itu untuk sampai ke rumahku. Hanya saja kali ini aku ingin ke suatu tempat.

———————————————————————————————–

Kiri, Pak“. Aku memberhentikan angkotan kota yang aku naiki. Aku  menyeberang. Heem.. Udara di kota ini sungguh lengang dan segar. Suasana ini yang ingin aku temui. Meski ada suasana lain yang sesungguhnya aku hindari dari kota ini. Dan kali ini aku benar-benar harus berhadapan dan tidak bisa lepas dari suasana itu. Aku berjalan dan terus mengamati keadaan di sekelilingku. Dulu, 10 tahun lalu, ketika aku masih SMA, pinggiran jalan ini hanya diisi rumah-rumah dengan gaya kolonial klasik. Berwarna krem pucat atau putih dengan taman dominasi dedaunan berwarna hijau subur. Aku sering berjalan sambil bermain bola di sini. Saat ini suasana itu sudah hilang ditelan waktu. Rumah-rumah lebih berwarna. Taman yang diganti paving. Dan adanya papan lampu bertuliskan nama usaha yang sedang di dirikan di atas tanah-tanah bekas rumah itu. Segalanya telah berubah.

Yang tidak berubah adalah hatiku. Dihatiku masih ada satu nama dari sejak aku SMA hingga saat ini. Hanya ada nama Ajeng di hatiku. Tidak ada yang lain. Sungguh aku sangat konservatif. Kepergianku ke luar kota untuk melupakannya tak juga merubah isi hatiku. Aku lihat lapangan voli. Di sampingnya berderet pepohonan. Mulai pohon mangga hingga tanaman pagar. Masih rapi seperti dulu. Aku duduk di pinggir lapangan ini. Aku masih ingat, di tempat ini aku lihat Ajeng untuk pertama kalinya. Saat itu dia sedang keluar dengan teman-temannya. Dia berlari-lari kecil. Saat itu hujan. Aku hanya berani memandangnya sekilas. Tak ada keberanian dalam hatiku untuk menegur atau mengajaknya berkenalan. Aku  malu dan agak segan.

Sejak saat itu aku selalu duduk di tempat ini, untuk melihatnya keluar. Meski aku satu sekolah dengannya, aku merasa disinilah bisa melihatnya tanpa takut dia menyadari bahwa aku sedang mengamatinya. Saat itu aku selalu berdoa, agar aku bisa mengenalnya lebih dekat. Entah bagaimana caranya. Karena aku pemalu. Sampai saat aku kelas 3, sungguh aku sangat bersuka cita, aku sekelas dengannya. Dia duduk di depan. Aku di belakang. Meski hanya memandangnya dari belakang sudah cukup. Aku jadi lebih mengenalnya, bagaimana cara dia berbicara, caranya menjawab pertanyaan guru, dan bagaimana dia memperhatikan guru saat pelajaran. Satu semester itu aku belum berani berbicara padanya. Bahkan aku menghindari satu kesempatan bersama dengannya. Aku selalu salah tingkah.

Semester kedua, aku mulai kenal dengannya. Aku mulai berani menyapanya. Tentu saja dengan malu-malu. Aku sudah sangat senang jika dia menyapaku terlebih dahulu (tentu saja dia melakukan itu, aku teman sekelasnya). Aku semakin dekat, mulai teman satu kelompok untuk laboratorium dan les tambahan. Aku jadi semakin mengaguminya. Perasaan ini aku simpan rapat dan erat. Aku tak ingin dia mendengar dan membuatnya menjauhiku. Meski aku yakin dia bukan gadis yang seperti itu. Ajeng tentu memiliki banyak penggemar di sekolah ini. Tidak seperti aku yang hanya mampu memandangnya dan mengamatinya saja. Aku tidak punya nyali. Ajeng yang berpembawaan tenang tetapi ramah dan pintar tentu dengan menambat hati siapa saja. Termasuk aku.

Saat itu kita harus giat belajar, menjelang ujian kelulusan. Les tambahan semakin intensif. Aku semakin sering melihatnya dan mengenalnya. Sampai pengumuman kelulusan aku belum melakukan apa-apa. Sedih hatiku saat melihatnya membaca pidato perpisahan murid kelas 3 di hadapan guru dan orang tua saat malam wisuda. Senang mendengar dan melihatnya tersenyum cerah karena sudah diterima di perguruan tinggi yang diharapkannya tanpa tes. Senang karena aku juga mengalami hal yang sama. Sekaligus sedih, karena saat inilah aku harus terpisah dengannya. Kota yang berbeda akan membuatku semakin jauh dan aku tak berani sedikitpun mengungkapkan perasaanku padanya. Aku hanya mampu menyimpannya dalam hati saja.

———————————————————————————————

Aku sudah bertekad bulat. Ingin meminangnya. Kepulanganku kali ini adalah untuk menemuinya dan kemudian memastikan dia belum menikah dan aku meminangnya. Aku harus memenuhi janjiku sendiri. Aku berjanji akan meminangnya jika aku sudah usia 26dan aku masih belum bisa menghapus namanya dari  hatiku. Aku menghela napas dan memejamkan mata seraya berdoa “Ya Allah.. bantulah dan berikanlah hambaMu ini ketenangan serta keikhlasan hati.”

Bersambung ya,, :)

Comments (6) »

My 1st Mind Mapping Sheet

Seperti yang aku dulu pernah bahas tentang mind mapping, kali ini aku bener-bener niat buat praktik langsung, Hehehe.. emang agak jadul, bahasnya kapan praktiknya kapan ya?  gakpapalah, daripada aku gak nyoba sama sekali. Ya kan? Awal mulanya waktu weekend kemarin lagi di rumah aja. Mau baca komik kok masih ogah. Ogahnya karena ketauan ada 2 buku serius yang musti aku baca (tuntutan kerja ini ceritanya). Mau baca komik merasa bersalah cz masih ada PR yang belum diselesaiin. Mau baca buku itu tapi kok heemm? ngerti maksudnya kan? hehe.. ya begitulah. Maafkan aku employerku, bukan employee Anda ini tidak mau menjalankan amanah, hanya saja lagi ingin baca komik2 lucu, hehehe.

Setelah menimbang-nimbang dan memandangi buku-buku yang “harus” aku baca dan “ingin” aku baca, diputusinlah: membaca buku yang harus aku baca terlebih dahulu. Aku mulai yang judulnya “business strategy” dari Jeremy Kourdi. Langsung cari pose pas buat baca, pasang kacamata, n duduk sempurna di meja. Baru bab pertama, sudah mulai sedikit batuk.. Huk uhuuuhk…. ternyata materinya memang superserius. Saking seriusnya butuh energi lumayan banyak buat nyerna maksudnya.. (lebay,hehe). Terdiam lagi sejenak sebelum melanjutkan baca. Aku ambillah kertas kosong n boxy (bukan pulpen, biar garisnya tegas n jelas). Niatnya mau bikin notes tentang esensi bab. Langsung ingatlah aku ama metode mind mapping yang kapan itu

Udah lumayan lama kenal ama mind mapping, cuma gak pernah praktik, cuma asal tahu. Cuma akhir-akhir ni semakin akrab ajah. Sampe aku belilah bukunya. Aku beli 2, beda topik tapi esensinya tetep mind mapping untuk kegiatan sehari-hari (sekarang lagi dipinjem semua). Secara keseluruhan buku ini bagus buat memetakan segala hal yang ada di dalam pikiran. Ada yang pernah bilang: “catatlah segala sesuatu yang kamu pikirkan”. Manusia mempunyai memori yang terbatas, kalau kita rajin mencatat Insya Allah hal-hal penting masih bisa didokumentasikan. Nah, disini peran mind mapping itu. Mencatat dengan menggunakan perpaduan otak kanan dan otak kiri. Cara mencatatnya juga beda, bukan kaya dibuku byasa. Kaya gambar ular. Topik utama yang dibahas sengaja diletakkan di tengah untuk jadi pusat pemikiran (emphasis).

Hasil mind mappingku? Persis ular.. kaya gini:

Mind mapping2



Comments (5) »

Faedah Sholat Tarawih

Jalan-jalan.. ketemu ma artikel ini. tentang faedah sholat tarawih perharinya. Makasih ya Mbak Siti Jenar yang udah kasih izin buat kopi..

Yuk, tetep semangat ^^

Shalat Tarawih merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. Setiap kali masanya tiba, berduyun-duyun masjid menjadi penuh selepas waktu Isya. Namun apa sebetulnya manfaat dan janji Allah yang dimaktubkan dalam Shalat Tarawih?

Sebuah hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, bahwa suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada :

Malam ke-1:

Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.

Malam ke-2:

Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)

Malam ke-3:

Malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga allah swt mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.

Malam ke-4:

Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon (al Quran)

Malam ke-5:

Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang shalat di Masjid Alharam (masjidil haram) di Makkah,masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Aqsha di Palestina.

Malam ke-6:

Allah akan memberi pahala seperti pahala orang yang tawaf di-baitul mamur, dan batu-batu serta tanah liat memohonkan ampun untuknya. (subhanallah sungguh luar biasa, batu dan tanah yang kita injak selama ini,ternyata bisa memintakan ampunan kepada Allah untuk kita).

Malam ke-7:

Seakan-akan dia berjumpa nabi Musa a.s kemudian menolongnya dari Kerajaan Firaun dan Hamman.

Malam ke-8:

Allah memberikan kepadanya, apa yang pernah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim a.s

Malam ke-9:

Dia menjadi seperti seorang hamba Allah yang beribadah kepadanya seperti ibadahnya seorang nabi.

Malam ke-10:

Allah memberikan anugerah kepadanya,berupa kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.

Malam ke-11:

Maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan seperti bayi yang baru lahir (meninggal dengan tanpa membawa dosa /husnul khotimah)

Malam ke-12:

Pada Hari Kiamat, Anda akan bangkit dengan muka cemerlang seperti bulan.

Malam ke-13:

Pada Hari kiamat, Anda akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.

Malam ke-14:

Para malaikat memberi kesaksian shalat tarawih anda, dan Allah tidak menghisab anda lagi.

Malam ke-15:

Anda akan menerima shalawat dari para malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy dan Kursi.

Malam ke-16:

Anda akan mendapat tulisan “Selamat” dari Allah, anda bebas dari surga, dan lepas dari neraka.

Malam ke-17:

Allah akan memberi pahala kepada anda sesuai pahala para nabi.

Malam ke-18:

Malaikat akan memohon kepada Allah agar anda selalu mendapat restu.

Malam ke-19:

Allah akan mengangkat derajat anda ke Firdaus (surga yang tinggi)

Malam ke-20:

Diberikan pahala kepada anda sesuai pahala para syuhada dan shalihin.

Malam ke-21:

Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk anda disurga.

Malam ke-22:

Anda akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena Anda terhindar dari rasa takut yang amat sangat.

Malam ke-23:

Allah akan membuat sebuah kota untuk Anda di dalam surga.

Malam ke-24:

Allah akan mengabulkan 24 permohonan Anda selagi Anda masih hidup di dunia.

Malam ke-25:

Anda akan bebas dari siksa kubur.

Malam ke-26:

Allah akan derajat amal kebaikan Anda sebagaimana derajat amal kebaikan Anda selama 40 tahun.

Malam ke-27:

Anda akan secepat kilat bila melewati Siratalmustakim nanti.

Malam ke-28:

Anda akan dinaikkan 1.000 kali oleh Allah di dalam surga kelak.

Malam ke-29:

Allah akan memberi pahala kepada Anda seperti Anda menjalani ibadah haji 1.000 kali yang diterima Allah.

Malam ke-30:

Allah menyuruh kepada Anda untuk memakan semua buah di surga, minum air kausar, mandi air salsabila (air surga), karena Allah Tuhan Anda, dan Anda hamba Allah yang setia.

Comments (3) »

Marhaban ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan…

Alhamdulillah masih berkesempatan ketemu dengan Ramadhan kedua kalinya jauh dari orang tua.

Yang identik dari  Ramadhan :

  • Sahur : awal-awal jelas lumayan susaah bangunnya.. sahur masih nahan ngantuk n rasanya pingin cepet-cepet tidur lagi… Tapi byasanya ni akan sembuh kalo pas sahur dibikin rame alyas dibikin seru. Bisa lewat nonton tv atau radio atau ngobrol udah cukup. Cuci muka pakai air dingin efektif banget. Lebih efektif kalo wudhu trus shalat malam dulu ^^
  • Waktu habis subuh: ni waktu dimana rasa ngantuk beraaaaaat banget. Beratnya lagi kalo musti berangkat pagi.. Hemm.. Tetep semangat buat mencari nafkah.. (hehe, bahasaku gitu banget ya..) Maksudnya berangkatlah pagi untuk bekerja supaya lancar rezekinya. Kalau kena macet then nelat yang ada jadi gak tenang, mood down, kerja jadi kurang konsen… Maksudnya begitu ya kurang lebihnya.. Kalau weekend aku byasanya juga suka tidur lagi kok,, hehe.. penyegaran, selingan dari rutinitas senin-jumat.
  • Suasana sore menjelang buka: suasana khas di sore hari menjelang buka itu bau masakan yang menggoda pas kita lagi kondisi agak lemes. Ada bau sedikit aja langsung sensitif, hehe… ya tapi memang begitulah adanya. Begitu ada Adzan langsung deh.. Alhamdulillah.. segarnyaa… ^^
  • Buka puasa: kebyasaan, kalo belum buka suka ngumpulin semua makanan buat buka. Jadinya di meja makan ada banyak banget variasi menu. Tapi pas gilirannya buka, ternyata es teh atau kolak udah bikin perut kenyang bangeeeet. Hari-hari awal byasanya agak rakus makannya, sampe-sampe pas Tarawih perlu ekstra energi buat nekuk perut. Byasanya kondisi ni cuma 3 hari pertama, setelah itu normal. Atau jangan-jangan habis tarawih mulai gerilya makanan lagi? hehhe… boleh-boleh.. secukupnya.. :D

Dear friends, met menjalankan ibadah puasa ya.. semoga tahun banyak mendapatkan anugerah dariNya. Ibadah lebih fokus n maksimal. Semoga tahun ini puasa dan ibadahnya lebih baik dan Ijabah. Amiin.

Seneng banget, kantorku menetapkan peraturan pulang jam4 selama bulan puasa, horeee.. it means, bisalah aku buka puasa dengan tenang di rumah. Kalaupun apes ya setidaknya lebih-lebih dikit ^^. Tahun lalu kayanya buka di rumah pas weekend aja, selebihnya buka di jalan. Heeem.. Hopefully it would be better y..

Selamat puasa.. Barakallah ^^


Comments (5) »

Masak memasak

Sedikit mau cerita tentang kegiatan masak memasak. Sejatinya  bukan termasuk orang yang ahli atau udah expert di bidang masak memasak ini. Aku suka. Itu aja. Hanya bermodal suka  :)

Dari kecil  udah familiar ma kegiatan ini cz Ibu termasuk Ibu yang suka masak n bikin jajan (enak-enak lho…), apalagi kalo menjelang lebaran. Ada makanan ma ada banyak kue kering. Heem… Nyummy… Istilahnya selalu ada asap di dapur, hehe. Habis gitu sering ikutan di rumah Bu De. Bu De punya tempat makan, jadi kadang kerja part time disana buat bantu-bantu (kalo ini sih kayanya dibayar bukan karena udah bantu Bu De tapi karena ang pau sukarela dari Bu De buat ponakannya. Hasil lumayan bangeet… setidaknya tajir sesaat, hehe). Jadi lumayan sering kalo bantu-bantu iris-iris atau apa di dapur, meski kadang aku malah jadi destroyernya Ibu ma Bu De soalnya kadang banyakan salahnya daripada benernya :D .

Dari bantu-bantu akhirnya tiba di suatu masa aku bener-bener penasaran masak sendiri. Apapun hasilnya yag penting dicoba dulu. Pede aja. Kesempatan masak pertama waktu kelas 4 SD. Waktu itu masak tumis tempe. Perjuangan kerass. Sengaja masak terpisah di dapur belakang yang byasanya di pakai ma Mba Kos. Ibu masak di dapur dalam. Semua bumbu udah disiapkan, termasuk tempenya. Yang lucu waktu itu, aku masukin bumbunya tanpa di iris dulu. Jadi langsung ditumis utuh-utuh, hehehe,,, Betapa culunnya waktu itu. Sekarang udah bisa. Oya, mari dilihat hasil tumis tempeku disini. Ni hasil tumisan yang bener.. :D

Sampe sekarang kadang masih kangen ma acara masak memasak. Kalau dulu waktu masih di rumah sendiri bebas aja mau masak apa. Mau masakannya gak jadi juga gakpapa, beban mentalnya palingan diledekin ma sodara aja. Selebihnya nyante.. Malu-malu dikit. Berhubung malunya ma keluarga sendiri ya gakpapa deh..

Akhir-akhir ini lagi suka ma Farah Quinn. Chef cewek yang punya acara sendiri tiap hari minggu di trans, yang aku suka, dia Ibu rumah tangga yang pinter masak buat keluarga juga buat orang lain. Sejujurnya kagum ma dia. Semoga ntar aku bisa kaya Farah Quinn. Bisa masak, nyenengin keluarga, syukur-syukur bisa bikin buku juga (bermimpi gakpapa deh, biar jadi termotivasi).

Keep ur body health by healthy food :)

Comments (6) »

Ingat Ayah Ibu

http://zizima.wordpress.comMasih dalam edisi melow.. akibat kebanyakan dengerin lagu korea yang melow aku sekarang sedang suka memikirkan hal-hal yang sedih.. Bukan demotivasi, cuma sedang mood berpikir pakai hati (hihi, yah something like that).

Niatnya aku mau bikin planning rencana setahun kedepan. Tahun ini tahun kedua aku kerja. Tentunya lebih afdol kalo aku punya suatu rencana yang beda. Dari fresh graduate menjadi semi ahli (aku bilang semi cz pingin jadi ahli tapi masih tetep belajar… thx to dear boz yang kasih banyak kesempatan n kepercayaan). Selain itu, bulan kemarin umurku nambah satu. Masih muda.. (belum 25 kok, hehe). Setidaknya tambah tua tambah baik… nicer, wiser..

Cuma yang jadi poin paling penting adalah “pengen nyenengin orangtua”. Pingin banget seperti kakak yang udah ada di zona nyaman, jadi bisa banyak nyenengin orang tua. kalau tahapanku ini adalah tahapan belajar nyenengin orang tua.. Apalagi kalo inget pengorbanan ibu jadi Ibu Rumah Tangga yang fokus ke kita bertiga anak-anaknya yang kadang bikin beliau jantungan. Pengorbanan Ayah sampe kita bertiga bisa kuliah. Kalau inget itu, rasanya sampai kapanpun aku gak akan bisa membayar lunas semua yang udah Bapak Ibu berikan ke aku. Kasih sayangnya, perhatiannya, nasihatnya…

Really love them so much, more than i luv my self.. Sampai rasanya sekarang aku kerja ini ya buat Bapak Ibu. Bapak Ibu yang kasih masukan ke aku buat masuk ke perusahaanku sekarang, yang mendukung n meyakinkan. Alhamdulillah pilihan beliau gak salah. Buat menenangkan hati beliau kalo aku disini baik-baik aja (hehehe, udah kaya tentara yang berangkat ke medan perang ajah,,,) tapi emang sih aku ni juga berangkat ke suatu medan. Medan dunia luar (diluar duniaku selama 21 tahun kemarin). Apalagi Ibu yang sering kuatir kalo aku jam8 malam masih di jalan.. Buat Bapak yang sering aku sms-in cz aku suka gak ngerti n minta di ajarin.. Makasih banyak ya Pak…

Tambah jauh merasa tambah dekat ma orang tua.. Missing them…

Ya Allah,, berikanlah aku “kesempatan-kesempatan” yang lebih baik dan memiliki waktu yang panjang untuk menyenangkan mereka.. Amiin…

Comments (11) »

Lagi suka lagu korea

Minggu ini lumayan hectic. Ya hectic di kerjaan, ya hectic di hati (halah…). Intinya gitu lah…Selingan waktu hectic niatnya mau update isi blog, tapi apa daya, belum genap nulis separagraf udah musti  ganti topik ke yang lain. Walhasil minggu ini termasuk gak produktif update tulisan di blog. Even tulisanku bukan tulisan komersial yang akan mendatangkan uang, tapi setidaknya produktif buat pembaca (hehehe, aku pingin ketawa, seolah aku udah ada punya fans zizima’s world ini, ya gakpapa pede dikit biar gembira :D ).


Hiburanku minggu ini lagu-lagu korea. Awalnya sih Mba Niar (Mbak, namamu dah aku bikin terkenal ya :D ) cerita ada lagunya sherina yang enak tapi gak tau judulnya, habis gitu pas pulang di rumah aku ma adikku search “sherina” di you tube. Munculnya malah video clipnya dia waktu lagi nyanyi “Suteki Da Ne”, OSTnya Final Fantasy. Gamenya aku gak ngerti blazzz. tapi abangku kayanya maniak deh ma game itu, jadinya aku ketiban ndengerin lagunya. Emang enaaak bangeet.. Melow… Ada lagi lagu yang enak dari OSTnya Final Fantasy, “Melodies Of Life”. U must hear these songs. Daleem banget lagunya. Aku seneeeng banget.

Habis gituuuuuuu… aku lagi cari-cari lagi, inget ma lagunya Utada Hikaru yang First Love. Lagu zaman SMP yang masih aku suka sampe sekarang, aku gak ngerti artinya sih, tapi suka. hehehe, penyakit, suka ma lagu tapi ndak ngeh ma maknanya. I just love the melody… menenangkan.. atau tepatnya menyedihkan ya? ya intinya begitu.. soalnya aku termasuk suka ma lagu yang melow. semakin melow semakin suka.. selera aneh, tapi nyata :D

Nemu lagi lagu enak.. judulnya Journey, OSTnya Dolphin Bay. Heem.. dalem.. its a long journey,, til i found my way back to you… shalala…

Maaf ya teman-teman, aku sedikit ngelantur nulisnya. Sedikit cape (emang beneran sedikit?), jadi aku rasa perlu keluar dari jalur sebentar,,,

Ni aku list my fave korean’s songs:

  • OST Final Fantasy-Suteki Dane
  • OST Final Fantasy-Melodies Of Life
  • OST Dolphin Bay-Journey
  • Utada Hikaru-First Love

Enjoy listening :)



Comments (9) »

Kangen Akuntansi

Beberapa hal dalam hidupku memang berjalan seperti tidak seharusnya seperti yang terlihat… (tapi justru pola ini yang akhirnya bikin aku tambah paham ma banyak hal). Misalnya, waktu SMA masuknya IPA. Harusnya kuliahnya masuk fakultas yang berbau ke IPA-IPAan gitu.. Eh ternyata waktu masuk kuliah aku malah terdampar di Fak Ekonomi Jurusan Akuntansi. Masuk akuntansi cz ternyata sesuai hasil SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) buat masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (sekarang kayanya nama seleksi itu dah ganti lagi deh). Habisin 3,5 tahun kuliah akuntansi ternyata juga gak jaminan aku kerja di bidang ke akuntansi-an (meskipun dulunya sempat hampir). Wiik.. padahal inget banget tuh buku-buku akuntansi yang tebel dan berat. Semuanya itu masih kesimpen di Malang.

Total dari  saat aku nulis ini udah setahun gak “sentuhan” ma akuntansi. Meski kadang masih serempeten sih, hehe… Saat ini kerjaan lebih banyak bahas masalah ilmu-ilmu baru yang dulu di kuliah belum jadi pembahasan mendetail. Baru di bahas sekilas ajah. Masih inget dulu pas kuliah kurang minat ma pelajaran non accounting kaya: strategic management, operational management, sistem pengendalian manajemen, balanced score card, n so on, kurang gitu minat. Dalam pikiranku waktu itu “ntar kan aku kerjanya akuntansi, bahasan kaya gini gak gitu perlu…” .  Dan kayanya sekarang aku karma niiih… Ternyata pekerjaanku sekarang justru lebih banyak fokus ke hal-hal yang dulu cuma aku lirik dan aku ikuti karena kewajiban sebagai mahasiswa buat ngikutin serangkaian mata pelajaran. Sejujurnya dulu waktu kuliah emang seneng banget ma pelajaran perpajakan, intermed, ma etika bisnis.

Kalau ternyata sekarang aku kerja dengan jobdesk yang sejatinya jauh melenceng dari mata pelajaran yang ke-akuntansi-an, its ok. Kupikir aku beruntung bisa ketemu ma orang-orang hebat yang sering bagi ilmu tentang hal-hal baru (that i’ve never heard before), yang sabar njelasin ke aku ini maksudnya apa, ini maknanya apa, hehe (Ampun Pak Bu.. saya memang masih ‘ijo’ di bidang ini.. tapi bener-bener makasih ma pembelajarannya).

Cuma kadang aku serasa kangeeen banget ma akuntansi. Kangen ma angka-angkanya yang bikin tanganku bergerak cepet di kalkulator tanpa lihat (persis mbak-mbak kasir di supermarket), kangen ma rasanya jengkel kalao ternyata itunganku gak balance, kangen baca PSAK yang kaya buku ajaib nan susah di pahami. Really miss these things..

Finally, 3 hari terakhir aku baca-baca lagi deh buku akuntansiku. Iseng-iseng aku baca bab bagian penyusutan plus latihan soal… Hem.. seru.. seperti ketemu kawan lama trus bernostalgia ^^

Comments (15) »