Earth Hour

Minggu lalu waktu lagi liburan di malang gencar banget yang namanya Eart Hour. Gencarnya bukan di malang, tapi di tivi n juga status teman-teman di facebook (banyak banget yang isinya tentang Earth hour). Melalui iklan WWF yang di tayangkan di tivi, inti dari Earth Hour adalah kita memadamkan aliran listrik dan tanpa lampu selama 60 menit (1 jam) pada tanggal 28 Maret 2009. Aku inget banget, pas tanggal itu dan jam segitu aku lagi di jala habis dari rumah Eyang. Dan herannya, sepanjang perjalanan ndak ada yang matiin lampu. Aku bergumam dalam hati “kalau memang Earth Hour kenapa PLN ndak matikan aliran lampu sekalian yah? daripada kaya gini.. katanya Earth Hour tapi kok lampu masih kemilau gini..” Pikiran itupun hilang tuntas tas tas… setelah baruuu aja aku buka situs WWF yang menjelaskan tentang Earth Hour itu..

Nah.. ternyata Earth Hour itu berlaku di Jakarta. Hehe.. pantesan waktu di malang kemarin aku bener-bener gak dapat suasana Earth Hour (yaah… ini salah satu contoh mendapat informasi dan tidak mencerna serta menelusurinya dengan baik… Jangan ditiru yaah..🙂 )

Oke… yuk kita bahas dikit tentang Earth Hour itu. Bahasan disini aku ambil dari situs WWF langsung supaya akurat n gak ada orang yang kaya aku ini.. Salah informasi.. Maluu…

Earth Hour 2009 merupakan yang pertama di Jakarta.

Tahun ini, untuk pertama kalinya Earth Hour dilakukan di Indonesia, di mana  Jakarta dipilih menjadi kota pertama tempat penyelenggaraannya.

Pada Sabtu, 28 Maret 2009, tepat pukul 20.30, masyarakat Jakarta akan menyaksikan dan menjadi bagian dari aksi global dalam memadamkan lampu selama 1 jam.

Dan pada saat yang bersamaan, lampu-lampu di bangunan bersejarah seperti Monumen Nasional (Monas) serta di beberapa ciri khas kota Jakarta lainnya, seperti Patung Pemuda, Jembatan Semanggi, Bundaran HI, Air Mancur Arjuna Wiwaha dan tak terkecuali kantor gubernur balaikota akan dipadamkan.

Kenapa Jakarta?

Konsumsi listrik di Indonesia masih terkonsentrasi di Jawa, yakni pada 2007 mencapai sekitar 77% dari konsumsi nasional, dan sekitar 20% pengguna listrik di Indonesia berada di Jakarta, sedangkan untuk pasokan listrik di daerah lain di Indonesia masih berbagi dalam jumlah yang lebih kecil.
Total konsumsi listrik wilayah DKI Jakarta dan Tangerang adalah 23% dari total konsumsi listrik di seluruh Indonesia, dengan komposisi terbesar sebagai berikut:

• 34% berasal dari sektor rumah tangga (sebagian besar di DKI Jakarta)

• 30% berasal dari sektor industri (sebagian besar di Tangerang)

• 29% dari sektor bisnis (sebagian besar di DKI Jakarta)

earth-hour

Apa yang ingin dicapai dengan pelaksanaan Earth Hour di Jakarta?

  • Mendapat dukungan dan partisipasi pemerintah, pelaku bisnis, dan publik
  • Mengedukasi publik untuk melakukan perubahan gaya hidup sehari-hari demi menurunkan emisi karbon dioksida dan mengurangi dampak perubahan iklim
  • Mengukur kontribusi dan perubahan yang dapat dilakukan Jakarta dalam upaya penurunan emisi karbon dioksida (jika dilakukan tiap tahun atau menjadi program tahunan Pemda DKI Jakarta)
  • Berkontribusi dalam kampanye global untuk membuktikan bahwa dengan bekerja sama kita bisa membuat perubahan besar

Seberapa penting Earh Hour di Jakarta?

Memadamkan lampu di DKI Jakarta 1 jam, sama dengan:

300MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan menyalakan 900 desa)

Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta

Mengurangi emisi sekitar 284 ton CO2

Menyelamatkan lebih dari 284 pohon

Menghasilkan O2 untuk lebih dari 568 orang

earth-hour2Waaaaaw…. ternyata Jakarta menyerap banyak sekali energi yaa? jadi.. tentu bukan keputusan yang salah jika Earth Hour dilaksanakan di Jakarta? Pertanyaannya, apakah hanya dengan melakukan Earth Hour untuk mendistribusikan cadangan energi ke desa-desa? tidakkan terlintas untuk menjadikan JAkarta sebagai kota yang hemat energi meski tanpa Earth Hour?

Meskipun begitu, tetep harus diakui dan dihargai usaha WWF untuk mensosialisasikan kegiatan yang ‘tidak biasa’ ini. Semoga kedepannya Indonesia lebih bisa hemat energi dan distribusi energi terbagi dengan rata yaa…

Yuk kita mulai dari diri kita sendiri..

~ by Zizima on April 1, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: