Malu Bertanya? Tambah Malu…

Ceritanya aku ma Mba Niar mau makan siang. Saat itu hari Jumat. Kita mampir di ATM di lt1 dulu (mumpung baru gajian ceritanya..). Aku ambil uang di ATM n Mba Niar mau lihat no rekeningnya dengan modal kartu ATM aja. “Tuuung???” gimana yah mau tahu nomor rekening kita dengan modal ATM aja. Disini aku jadi sok ahli dalam masalah ini. Sok ahli tapi kekeuh gak mau tanya ke yang memang benar-benar ahli..

Intinya ada 5 fase, kita melakukan 3 kesalahan sampai akhirnya menyerah dan melakukan hal gak penting lagi.

Fase 1: kesalahan pertama.
I said: “mbak, coba di informasi lain. Cek saldo, nanti kan keluar slipnya. Di slipnya ada no rek-nya”.
Then Mba Niar did my advice. Trus.. “Lho Iz, kok gak ada no rekeningnya berapa?” “Tuuung????” Otak sedikit berputar lagi. (oyah, pada saat itu kita udah diawasin ma Satpam,mungkin satpamnya mikir,, “ini kok ada dua orang mencurigakan, jangan-jangan mau rampok ATM”, hehehe.. gak-gak.. ini lebay mode: ON. tapi kalo pas itu satpamnya ngeliatin kita itu bener banget..)

Fase 2: kesalahan kedua
Kita berdua berpikir keras (emang iya waktu itu aku mikir bukan ngarang? intinya gitu deh, hehe).
Aku masih tetep sok ahli…
I said: “Mba, coba deh transfer ke aku, ntar kan waktu di slipnya ada transfer dari no rek berapa kemana?”
Waao.. Mba Niar did my instruction eventhough the 1st had failed..
Lalu? slipnya memang keluar n ada keterangan berapa jumlah yang ditransfer plus transfer ke no rek berapa atas nama sapa. Tapi masalahnya, kita perlu no rek yang transfer alias no rek Mba Niar. Usaha kedua gagal lagi..oh ya, jumlah yang ditransfer Mba Niar sebagai uji coba itu sebesar Rp.15.500. Okay,,, sangat tidak signifikan. Better cash than using ATM. That’s true. Pernahkah kamu merasa sangat penting untuk melakukan hal yang tidak penting disaat genting? naaah.. that’s what we’ve done..

Fase 3: kesalahan ketiga
Mba Niar: Iz, gimana kalo kamu yang transfer ke aku. ntar kan di slipnya muncul kamu transfer ke no rek berapa.
Then i took my ATM card… Trus.. langsung aku Mba Niar kompak sadar kalo kita akan melakukan tindakan yang sangat gak masuk akal. “Gimana mau aku mau transfer ke Mba Niar kalo no rek Mba Niar kita gak tau?”
Hoho.. sudah 3 kesalahan. Dan kita pun menyerah..

Fase 4: menyerah
Kita ke Satpam yang mukanya udah lega banget karena kita berdua udah jauh dari mesin ATM itu. Satpam menanyakan, “ada apa,Mbak?”. Mba Niar menjelaskan masalahnya, satpam meminjam kartu ATMnya, pergi ke CS, kembali dengan membawa no rek Mba Niar yang di catat dikertas post it. Heeehmmm.. lega.. dan disaat kelegaan itu ternyata aku n Mba Niar masih belum puas melakukan hal tidak penting..

Fase 5: hal tidak penting selanjutnya
Bukan tidak bermaksud tidak percaya dengan satpam yang telah sangat berbaik hati dengan kita dan sangat menjunjung tinggi azas Customer Satisfaction dengan membiarkan kita berdua heboh di depan ATM dan tetap ramah (good job :)). Kita berdua ingin menguji apakah nomor rekening yang ditulis satpam di post it tu benar milik Mba Niar. Skenarionya, aku transfer ke no rek itu. Ketika akan transfer pasti akan muncul nama pemilik no rek yang dituju. Jika benar, lanjutkan transfernya. Awalnya memang niat kita cuma mau ngecek nama aja. Tapi memang tangannya agak usil, berlanjut sampai transfer beneran sebesar transferan yang di kirim Mba Niar di fase 2, Rp15.500. Yapz.. aku transfer sebesar itu dan kemudian muncul slip dan kita sangat lega karena no rek itu memang benar milik mba Niar dan ada bukti hard copynya.

Kesimpulan: sungguh sangat menghemat waktu dan tenaga jika aku langsung menuju fase 4, yaitu tanya ke petugas customer service untuk membantu menanyakan no rek… Dan hikmahnya, jika aku tidak melakukan 5 fase itu mungkin artikel ini tidak akan pernah ada..🙂

~ by Zizima on April 5, 2009.

3 Responses to “Malu Bertanya? Tambah Malu…”

  1. hahaha… lumayan, jd bs dijadiin pengalaman…tp, klo km pke tab. dr bank syariah dg inisial “M”, no. rek dah di kartu ATM lho, tinggal diambil beberapa digit di belakang no ATM

  2. ha ha ha lutu lutu lutu, bener2 sebagai penghibur dan penyemangat sblm menghajar ank2 di sini izma san, smngt……………………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  3. yaaaa ampuuunn klian ini malu2in… hehehhehe… pura2 g tau pelakunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: