Harus memilih..

Mengambil suatu keputusan dari beberapa alternatif ternyata bukan hal yang mudah ya? jangankan dari beberapa alternatif, dari 2 alternatif  aja udah bikin bingung. Ambil yang A atau yang B? yang kanan atau yang kiri? yang merah atau atau yang biru? say ‘yes’ or say ‘no’?

Hidup itu selalu penuh pilihan,, selalu ada nilai plus dan min dari setiap pilihan. Kenapa kita harus memilih? tidak kah kita bisa memiliki alternatif2 itu secara bersamaan? tentu saja tidak. Karena dengan berani memilih dan memutuskan maka kita akan belajar lebih dewasa dan lebih matang. Apapun yang kita pilih, itulah yang akan menjadi dasar dan suatu awalan baru bagi kehidupan ini. Dari hal yang paling sederhana sekalipun, proses menentukan pilihan tidak bisa dihindari.  Kita harus menentukan pilihan dan itulah yang akan menentukan nasib kita dengan segala konsekuensinya.

My Own Experiences…

Sepanjang hidupku, 23 tahun ini. Proses yang paling berat dalam menentukan pilihan yang menurutku paling ‘menguras tenaga’ adalah ketika memutuskan untuk menentukan dimana aku akan bekerja. Tepat bulan Februari 2008 aku lulus Sarjana Akuntansi. Sebelumnya aku bekerja paruh waktu sebagai Asisten Dosen dan in charge-staff. Pekerjaan ini sebagai sampingan saat aku kuliah. Dan setelah lulus aku memutuskan untuk mencoba mencari pekerjaan di luar kota Malang untuk membuka “mata” dan keluar dari comfort zone-ku. Keputusanku ini memulai babak baru: mencari kerja di luar kota malang.

Yang pertama,aku tes diperusahaan terbuka nasional. Kantor pusatnya di Sunter. Setelah bolak-balik Malang-Jakarta untuk tes, Alhamdulillah aku keterima. Keluargapun mulai membicarakan hal ini. Dan ternyata, keluarga merasa keberatan jika aku harus tinggal di Sunter. Daerahnya yang rawan dan berpotensi banjir. Keluarga tidak tega. Heem.. hatiku terus terang saja kecewa. “Sudah tes jauh. susah… ternyata gak boleh…” Aku ingat saat itu aku sempat menahan tangis. Dan akhirnya aku melupakan itu karena sudah mendapat panggilan selanjutnya.

Yang kedua, Alhamdulillah aku dipanggil untuk tes yang kesekian kalinya diperusahaan B. Ada hal yang memberatkan, jika diterima aku akan ditempatkan di Makassar. Aku membicarakan hal ini dengan  melibatkan keluarga, karena aku gak ingin saat sudah keterima harus merelakan kesempatan itu hilang karena terhambat masalah lokasi. Dan memang, keluarga keberatan. Alasannya, jauh dan tidak ada saudara disana (alasan yang berbeda, tetapi tetap masalah lokasi). Aku memutuskan untuk menurut saja dengan harapan akan ada rezeki lain di perusahaan yang berbeda (meski tidak bisa kupungkiri saat itu terselip rasa kecewa di hatika). Aku tidak mengikuti tes selanjutnya dan mencari lowongan pekerjaan yang lain. Untuk menghibur hatiku, Ayah berjanji jika perusahaan B berminat denganku tentu dia akan menempatkan aku di kantor pusatnya, di Jakarta. Sekitar 2 minggu setelah itu. Aku lagi cek email. Ada email dari HRD  perusahaan B. Email itu menyatakan bahwa aku keterima di Perusahaan B, dianggap lolos dari beberapa tes lain yang seharusnya aku ikuti, dan akan ditempatkan di Jakarta. Aku mengabari hal ini kepada Ayah. Ayah hanya tersenyum, “kalau rezeki tidak akan kemana, Nduk…”. Dan bekerjalah aku disini…🙂


~ by Zizima on April 14, 2009.

3 Responses to “Harus memilih..”

  1. postingan ini aku seneng bgt (serasa ad yg bs membc pikiranku) coz mengingatknku pd suatu kejadian, sblmny mf y bila agk pnjng, bhkn mgkn trll pnjng, untk ukran komentar=)…..mgkn bs dsebut curhat (mgkn perlu buat kolom khusus curhat…he he)

    mmg hdp i2 plhn yg memiliki konsekuensi msg2, bnr tdkny trgntng kt mengolahny,

    pnglmn yg plg dkt yg aku alami mengenai pilihan adlh pd saat memutskn untk MENIKAH…..ju2r aj wkt i2 kusempat ragu, bkn rg sm calon suaminy (Insya Allah ndak kalau ini), tp ragu nikah atau ntr j (nrima lmrn ato gak), wkt i2 jg smua tmn2 dktku th ak dtrima krj dmn, tp di st si2 aku waktu i2 sdh dilamar Ma (nkh krg 3 bln lg lah kira2), sumpah aku ragu bgt9999 sampek pusing, scr menikah itu kptsn pnting kn, smua org berhrp mnkh skali seumur hdp..amin….

    bnyk yg dukung nkh tp ad pl yg tdk (aku gak menyalahkan smuanya), mreka smua pny pandangan yg menurutku sm2 baik….akupun dikuatkn oleh keluarga (restu org tua n terutama mertuaku Ma, beliau jg nkh di usia md, diawali dr 0 n Alhmdlh sukses, bhkn Pa2 wkt i2 msh Kul, n hrs menghdp kluarg jg, is3 n ank2nya tp smngt n keyakinan yg mmp mbuat keadaan jd baik)…itulah yg akhrny mbuatku ykn untk mnkh…..n tntu sj istkhrh…..

    smua mmg bth prjuangan ya, sygnya sbgian bsr manusia zmn skrg dbesarkn dg bdy instan, pdhl tak ada kesuksesan tnp perjuangan (ceile bahasanya tu lho)

    so, apapun plhn kt yknlh….mudh2an bu Izma n Bu Mio diberi kykinan n smangat serta prinsip yg kuat…..sukses ya!!!! (slg mendoakan)…..

    yakin yakin yakin n yakin…….=)

  2. *yg paling berat emng ktika harus keluar dr comfort zone,,

    Reply:
    Iyah emang bener… kudu mantap nian niatnya. Tapi insya allah selama niat itu kuat, maka jalannya akan terang dan lancar🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: