An ownnership,,,

gambarnya emang gak nyambung, hehe,, ^^

gambarnya emang gak nyambung, hehe,, ^^

Artikel ini dibuat waktu lagi menjalani sebuah workshop yang menekankan suatu mindset “ikutlah memiliki sesuatu yang tidak kamu miliki untuk menghayati hal itu”…

Kalo kita memiliki atau mungkin merasa memiliki sesuatu, kebanyakan pasti akan memperlakukan sesuatu tersebut dengan baik.

Jauh beda kalo kita gak merasa memiliki atas sesuatu tersebut. Contoh paling gampang, misalnya kita habis beli sesuatu yang uangnya kita dapet dari kerja keras or keringat sendiri pasti lebih ati-ati waktu makainya.

Beda kalo kita menggunakan sesuatu yang bukan punya kita, biasanya cepet rusak,, (kaya fasilitas umum yang ada di jalan-jalan itu.. hikz,, sayang banget yaa,,)

Itu semua sebenarnya lahir dari mindset yang kita punya. Sebenarnya bukan masalah sapa yang punya, sapa yang beli, dan beli pake apa? tapi lebih ke “kesadaran kita buat menggunakan segala sesuatu sesuai dengan kapasitas dan tujuan awalnya”

~ by Zizima on June 8, 2009.

4 Responses to “An ownnership,,,”

  1. setuju bgt….

    dengan bersikap gitu itu artinya kita juga menghargai org lain………

    wah…ntar anakku mo tak ajarin sejak dini nih coz anak2 jaman sekarang??? ya gitu deh =P

  2. Maaf mbak, kurang ngerti sama mindset rasa memiliki.
    Seperti menjebak ke dalam pemahaman materialisme.

    Kalo misalnya nie, semua orang dalam satu organisasi punya rasa memiliki yang tinggi. Apa nggak tambah kacau? Tiap orang ngerasa tau apa yang terbaik untuk organisasi yang mereka rasa mereka miliki.
    Dan jadi lebih parah saat rasa memiliki itu berubah menjadi posesif, organisasi akan diakhiri dengan sebuah dominasi paksa. Gampangnya, sama dengan istilah “Monyet pertama yang liat pisang di pohon, jadi empunya pisang”

    Organisasi hanya obyek contoh. Ganti dengan obyek apapun juga bs. Jadi menimbulkan masalah kayaknya rasa memiliki itu yah? Seperti runtuhnya mitos kapitalis secara global saat ini.

    Tapi, aneh juga. Soalnya masalah kesadaran di akhir artikel seakan mementahkan mindset rasa memiliki. Karena setau saya, sadar datang secara penuh dan gak partial, kalau udah pernah gak sadar. Apalagi kalo gak sadarnya traumatis banget. Misal, orang bakal nyadar gak bakal nyuri rel kereta, kalo pernah gak sadar karena terlempar dari kereta yang anjlok dari rel. Rel yang ilang diambil ama orang yang ngerasa memiliki semua fasilitas umum, hanya karena merasa dialah ‘umum’ itu.

    Gak ada hubungannya antara timbulnya kesadaran ama rasa memiliki kayaknya mbak. Atau emang ada? Bingung… Yah, tau apa saya ini. ^^

  3. Siiiiiiiiiip,, makasih yah komennya,, beda pendapat itu penting,,, yang gak penting kalo sampe tengkar karena beda pendapat,,,🙂
    makasih yah udah mampir ^^

  4. Hihihi, iya. Maaf ya mbak udah beda. Makasih juga masih boleh mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: