Film yang menguatkanku adalah Sang Pemimpi

Tengah Desember kemarin aku sempat pulang selama seminggu ke Malang. Kesempatan pulang kali ini jelas untuk maen-maen ma Zweetiezt (temen-temen baikku waktu kuliah) selain dah waktunya sungkem ama ortu. Di hari kedua kita ketemu, sepakatlah buat nonton bioskop. Firstly, aku gak gitu ngeh apa film Sang Pemimpi. Berhubung di Malang film yang bagus cuma New Moon n Sang Pemimpi, jatuhlah pilihan ke Sang Pemimpi (film lainnya ya film horor-horor gak penting yang semakin gak penting karena adegan pemainnya yang berani-berani itu!, kalau New Moon udah nonton ma Pretty waktu lebaran kurban).

Sang pemimpi

Selama nonton emang sempat ngantuk, cz dalam sudut pandangku ni film banyak diemnya. Banyak maksud dari suatu adegan yang dikisahkan dengan mode “Mute” atau “Silent”. Jadi penonton musti menerjemahkan makna adegan tanpa suara itu. Tapi tetep keren🙂

Yang paling keren dari film ini, adalah gimana Arai merangkai mimpinya menjadi suatu kenyataan yang bahkan orang lain gak akan percaya Arai bisa mewujudkan mimpinya itu. Mulai dari mimpinya buat bawa Kuda sampe akhirnya mereka beneran ke”sasar” di Jakarta trus ke Kalimantan sampai sukses dapat beasiswa ke Perancis (makasih buat Uphiet atas koreksinya ya🙂. I want it too. Tapi aku pinginnya ke Holland. Tapii lagi, kalo dikasih kesempatan beasiswa di luar negeri selain Holland masih welcome juga kok🙂

Impian menjadi dosen dan bergelar master belum aku hapus dari banyak hal yang ingin aku wujudkan sepanjang hidup ini.  Keputusan buat untuk tidak langsung kuliah S2 karena mahalnya biaya kuliah, gak buat mimpiku ini jadi pupus. Brati aku harus menunda S2 dengan bekerja dulu. Sambil aku belajar sebanyak-banyaknya dulu di dunia kerja ini. Tawaran menggiurkan datang dari Kajurku saat aku baru masuk kerja 1 bulan: beasiswa program Ak n Master di universitasku. Masya Allah. Thats my dream. Persimpangan pun kembali teruji dengan konsekuensi kaya gini:

  • Aku kerja di Jakarta
  • Kampusku di Malang
  • Kalo aku kuliah aku balik ke Malang
  • Aku bakalan kuliah senin-jumat
  • Brati aku gak bisa kuliah sambil kerja
  • Pekerjaan yang masuk hari sabtu minggu? Almost zero. Hiks.
  • Okay, i prefer to continue my work than getting master. It doesnt means cancelled, just delayed.

Kalo sampe akhirnya aku menolak dengan sangat halus dan memilih tetap bekerja adalah karena aku sadar diri kalo aku belum punya kemampuan praktik yang memadai alyas teori tamat praktek engga. Sambil terus berdoa kalo suatu hari nanti aku akan penuhi juga mimpiku yang satu ini🙂

Semoga-semoga…. kalau pengalaman kerja udah 2 tahun (kurang 6 bulan lagi dunk? Amiin), TOEFL udah 580 (atau 600??), punya motivation letter yang oke, lancarlah urusanku untuk ambil beasiswa. Allahumma Amiin. Mimpiku ini seakan semakin menyala saat aku nonton Sang Pemimpi. Semangatlah juga kawan🙂


~ by Zizima on December 30, 2009.

11 Responses to “Film yang menguatkanku adalah Sang Pemimpi”

  1. Koreksi dikit, Iz: Sorbonne Prancis bukan Holland :p
    Filmnya cukup oke meskipun masih kalah keren sama bukunya. Baguslah drpd film indo lain yg gak penting itu.

    Semangat kejar mimpi2 kita, karena seperti kata Arai: “bermimpilah! Karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”

    Reply:
    Suwun Uphieeet,,,, aku segera mengkoreksi yah. hehhe…isin aku😀
    Sorbone atau holland tetep kereeeeeeeeeen ^^

  2. sekarang kerja di mana Zizi? kalau mau kuliah lagi, apalagi kuliah sambil bekerja, mendingan secepatnya ketika biaya sudah ada, semumpung masih ada waktu dan motivasi buat kuliah.

    Reply:
    Kerja di Bosowa. Itu dia mas.. kepengeen banget kuliah. Kepengen kuliah di luar. Biar belajar mandiri n sekalian tambah pengalaman🙂 ayuukk tetep semangat yaaah🙂

  3. Komen lg deh ^^ Pengen beasiswa yg ke Holland ya? Baca novel Negeri van Oranje deh, kisah pemuda2 Indonesia yg kuliah S2 di sana. Dijamin makin tergerak buwat mewujudkan mimpi kuliah di sana.
    Semangat berjuang!

    Reply:
    Nah itu dia Uphieeet, pas sepulang dari nonton aku di ceritain Maoel buat baca buku itu, Akhire aku beli dan tambah menggebulah aku cita-citanya. Kereeen banget yaah. Yuk kesana Uphiet? (hehehe, kaya ngajak kemana aja)🙂

  4. Udah nonton neh film nya, keren. Tapi kenapa kurang ramai ya, ga seheboh Film Pertama promosinya. Sayang banget.

    Reply:
    soalnya lebih hening filmnya. bagi sebagian orang ni filmnya kurang ada klimaksnya, lebih menceritakan perjuangan aja🙂
    tapi tetep banyak hikmah yang bisa di ambil dari sini ya🙂

  5. Pertama-tama marilah kita memanjat pohon kelapa,.. eh salah ding. maap yo Ma,.. aku salah ngetik nama Isma di blog ku. tapi dah tak ganti kok,.., kodrat manusia lah sebagai tempatnya khilaf dan lupa (kelihatan banget ya ngelesnya,..?? hehhee, dasar budianduk,..)

    About the dream to continue your level education,.. it just like me. Mang kalo dah gawe,.. suka banyak muncul varietas baru dari yang namanya “pertimbangan”. Rasanya kog lebih mudah mutusin saat belum sjauh ini. ya,…meskipun di suruh milih,.. aku yakin,.. isma juga tetep milih untuk tidak mengubah apapun dari apa yang ada saat ini.. hehehehe,.. dilema hidup.

    Kuliah,… kerja,.. kuliah,..kerja,…kuliah,..kerja,..

    wah,.. rasanya pusat kebimbangan kog terpusat pada 2 hal ini yak,..? Padahal ada satu hal penting yang mungkin terlupa. Especially for the people in our age.

    Marriage,..

    hehehe,.. yaudahlah. Apapun keputusannya, minumnya teh botol sok sro…
    Semangat Siss,..!@_@!…

    reply:
    Mungkin sekarang udah merasakan enaknya ada pemasukan, pas disuruh brenti brasa belum ikhlas aja (hehe), maunya ya kerja ya bisa kuliah (lha duline kapan??)

    Pertimbangan ketiga? jelas masuk Bud.. hehe. Berhubung itu sesuatu yang menurutku pribadi n ntar ada di publish kalo udah kejadian jadi engga di tulis gamblang (Padahal itu termasuk doa yang dipanjatkan setiap saat lho, Amiin).

  6. Allahumma Amiin… moga2 mimpinya tercapai🙂

    Reply:
    syukron yaaa🙂

  7. Semangat-semangat..impian adalah modal meraih kesuksesan..

    Reply:
    setuju.. brave to dream n reach🙂

  8. wah kebetulan lagi mbahas SANG PEMIMPI ya, FLP mo ngadain workshop SANG PEMIMPI, Insya Allah bulan Februari bersama penulis skenarionya langsung KANG SALMAN n penerbit MIZAN, di kupas tuntas ttg cara nulis skenario, yah kali j bs nongol di tipi n jadi artis ato diajak buat film edensor, wkkkkk😛, pas hari libur jg Insya Allah, bila gak sibuk datang ya, he2 (tetep ae promosi)

    btw, amin smoga tercapai🙂

    Reply:
    film ni bener-bener hits ma quotenya. Bagus. Menyemangati. Boleh Mio, kalo gak ada halangan Insya Allah hadir. Sekalian nambah-nambah wawasan🙂. Hehe, jadi bagian back stage kayanya enak, yang pemain juga enak (wehehe, ngarep)

  9. halooo.. kunjungan balik🙂
    Heheheh… ternyata kita sama-sama percaya dengan “mimpi” ya🙂
    karena tanpa mimpi rasanya hambar, ga ada dinamika hidup karena hanya mengalir saja..🙂
    Yukkk.. sukses selalu ya !!!

    Reply:
    Setuju.. gak ada mimpi jadi berasa gak ada yang dituju dari hidup ni (wooo, serius kali yak bahasaku, hehe)🙂

  10. btw blognya boleh saya link ya ???

    Reply:
    dengan senang hati. Punya Wiwin juga udah aku link🙂

  11. wow keren

    tipe tipe wanita karir sejati

    smoga tercapai

    tp nikahnya kapan mbak?

    Reply:
    menikah? Insya Allah tetep jadi prioritas nomor satu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: