Because love is about loving someone imperfect perfectly

Rasanya engga tahan buat engga ngerepost artikel yang kudapet dari email ini.  Adeem banget bacanya. Seperti menyadari bahwa memang tidak ada yang sempurna di dunia ini. Supaya selalu mensyukuri atas semua yang udah kita peroleh dan selalu percaya Di Atas sudah menyiapkan seseorang yang “sempurna”  untuk mendampingi kita kelak. Kalau kita sendiri tidak seperti Khadijah, Aisyah, dan Fatimah, maka kenapa kita berani bermimpi untuk mendapatkan pasangan seperti Rasulullah SAW, Nabi Isa As, dan Ali?

Because love is about loving someone imperfect perfectly. Sering bahas quote itu sama sahabatku, Nita, she teached me a lot (tengkyu ya Sistaaa..). Selalu bersyukur karena Yang Di Atas selalu berbaik hati untuk membukakan mata dan hatiku pada banyak hal yang pada akhirnya membawa senyum yang penuh hikmah. Bersyukur sudah diketemukan dengan “dia” yang udah kasih banyak warna, makna, dan juga, cinta. Insya Allah… Amiin.

Ini dia artikelnya…

“Semoga Allah SWT menghimpun yang terserak dari keduanya memberkati mereka berdua, meningkatkan kualitas keturunannya sebagai pembuka pintu rakhmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat.”

(Doa Nabi Muhammad SAW, pada pernikahan putrinya Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Thalib)

Btw pas baca potongan Doa di atas selalu merinding sendiri, entah kenapa. Rasanya semriwing.. hihi.

Filosofi dari Sebuah “Ikatan Pernikahan”

Untuk Suami
(Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Laki-laki)
Pernikahan atau perkawinan, Menyingkap tabir rahasia …
Isteri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah …
Justru Isteri hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Menjadi solehah…
Pernikahan ataupun perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama …
Isteri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Isteri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Isteri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Isteri adalah murid, Kamu mursyid (pembimbing)-nya,
Isteri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya …
Saat Isteri menjadi madu, Kamu teguklah sepuasnya,
Seketika Isteri menjadi racun, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya Isteri tulang yang bengkok, ber-hati²lah meluruskannya …
Pernikahan ataupun perkawinan,
Menginsafkan kita perlunya iman dan taqwa …
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana,
Justru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Muhammad Rasulullah atau Isa As,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamaullahhuwajah,
Cuma suami akhir zaman, yang berusaha menjadi soleh … Amiiin

Untuk Istri
(Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Wanita)
Pernikahan ataupun perkawinan,
Membuka tabir rahasia,
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad, Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Isa atau Ayub,
Atau pun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Membangun keturunan yang soleh …
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,
Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamulah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,
Seketika Suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki suami yang tak segagah mana,
Justru Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar ataupun Mariam, yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi solehah … Amiiin

~ by Zizima on June 8, 2010.

8 Responses to “Because love is about loving someone imperfect perfectly”

  1. alhamdulillah, smoga lancar yah sampek hari H tiba

    *kaborrrrr
    😀

    Reply:
    Amiin.. Lho jangan kabur😀

  2. sepakat!! ditunggu undangannya😀😀

    Reply:
    Amiiiiiiiiiiin.. tapi kapan yah? hloh kok aku jadi geje?😀

  3. Mantap!! Lagi sebar-sebar undangan yah? Bagi dong… hehehe

    Kebetulan mampir, sambil buka artikel ini :
    http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hakikat-mencintai-seseorang-karena-allah.htm

    Btw, Setelah baca syairnya, jadi bener-bener kerasa dah di babak akhir. Siap-siap menghadapi fitnah Al Masih Dajjal deh, atau malah sudah yah?

    Selamat yah mbak Zizi.

    Reply:
    Waah.. lama engga sua di blog. Gimana kabar? sukses selalu yaah🙂
    Hihihi, belum mas. Doakan ya semoga rencananya segera terealisasi dengan lancar. Amiin.
    Wah apa itu mas maksudnya?🙂

  4. Iya lama gak mampir, sapa tau ada artikel bagus lagi. Amiiin, semoga lancar dan tak ada kendala. Mumpung temanya cinta di akhir jaman. Daripada niru pelm cinta holiwud, mending baca syairnya mbak zizi.

    Reply:
    Iyah mas, 2 bulan ini agak jarang maen kesini, sedang banyak yang terjadi ^^
    eh tapi sekalinya buka sini malah jadi seneng nulis2 ga jelas😀
    Siip, sukses selalu yaaaaah🙂

  5. Heeeehhhh…
    Buuuu opo ikuuuuu?, hihihihihihihihi…
    Waduh waduh waduuhhh…

    Gudlakk yaa… Ditunggu telpon berbagi ceritanya ^^

    Reply:
    Nitaaa, apane sing apa? haha.
    Siip, YM -FB- sms-telp, ready 24/7 ^^
    Semangat y Sistaaaaaa🙂

  6. Ho oh smakin gak jelas mana panutan yang baik. Pokok hasilnya soleh gitu kan? Hehehe.

    Sukses juga buat mbak zizi. ^^

    Reply:
    hihihi, panutan gimana mas?🙂
    Sukses juga yaa.. ^^

  7. Subhanallah,. nice share,..

    Makasih Ma,.. bikin adem neh inpone,..

    Reply:
    Siip.. semangat n sukses yaaah🙂

  8. Bismillah. Panutan, yang bisa dijadikan contoh hamba Allah (umat muslim), Bukan umat orang asal sholeh. Mungkin satu masa nanti ada generasi muda muslim yang berkata “Itukan nabi, istri2 nabi, dan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah, yang tinggi dan tak terjangkau. Lha kita? Yah dah akhir jaman juga….”. Dan kemudian permisifisme pun terjadi dimana-mana. Semoga masa itu tetap ada di zona kemungkinan, sampai waktu yang kita tunggu bersama tiba.

    Beberapa nama dalam syair mbak zizi banyak disebutkan dalam firman-firmanNya. Dan saya yakin mereka hanya manusia biasa, yang ditinggikan derjatmya kerena kehendak Allah. Bukan ndak mungkin mbak zizi yang akan dimuliakan Allah pada urutan berikutnya. Wallahualam. Bukankah hamba Allah SAW pernah berkata, akan dikumpulkan manusia dengan orang-orang yang dicintai dan diidolakan?. Dus, mau berkumpul dengan mereka atau yang lain, pilihan terserah mbak zizi.

    Maaf, tak ada maksud menggurui. Semoga Allah menyayangi hamba-hamba yang sadar kadar jiwanya. Dan semoga Allah menunjukkan pada kita semu jalan lurus, jalan orang-orang yang diberi nikmat, dan bukan jalan… Amiiin

    Reply:
    mantep sekali penalarannya mas.. maka itu setiap shalat selalu membaca surat al fatihah yang di dalamnnya ada lafal “ihdinash shiraatal mustaqin”. supaya kita selalu berada dalam jalan yang di ridhoi-Nya. Insya Allah. Amiin🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: