My July-1

“Ma, blog’e kok mampet?” tanya temanku, Budi via chat.

“Iya, lagi riweuuuh..” jawabku.

“Kejar setoran ya, Ma?”

Sebelum menjawab pertanyaannya itu, tergelak sendiri dan inget sama polahku sebulan terakhir yang luar biasa. hehe.

Flashback

Sudah direncanakan jauh-jauh hari kalo di bulan Juli ini akan ada “onedaythati’vebeenwaitingfor”­čÖé. Rencana awalnya di akhir Juli. Mepet-mepet ama ulang tahunku. Hari apa itu? eheeem.. the day when someone asks to my self, my parent, and also my family to marry him. (waktu nulis ini sampe gemeter, hehe).

Dari situ sudah mulai menyiapkan segala sesuatunya. Dari kejadian ini sih baru ngeh ya kalo berpikir itu nguras energi yang lumayan banyaak.. Ditambah lagi rute tiap weekend buat hunting keperluan-keperluan itu. Sudah dibuat semacam activity plan yang harus kita berdua lakukan jadi ntar pas akhir Juli Insya Allah semuanya beres. Activity plan dibuat senyaman mungkin, efektif tapi tetep nyaman buat kita semua­čÖé

Sampai akhirnya…

Rencana di atas berbarengan dengan rencanaku untuk pindah kerja. Tes demi tes semuanya berjalan lancar, sampai mendekati tahap akhir. Di tahap ini, dijelaskan bahwa akan ada ikatan dinas selama total 4,5 tahun dan tidak diperkenankan menikah selama masa pendidikan. Inilah awalnya… Aku jelaskan kondisi ini ke Aa dan keluarga. Keluarga menyerahkan keputusan dengan penuh ke aku, apapun keputusan yang diambil maka keluarga bersifat netral. Pihak keluarga menggarisbawahi bahwa rencana menikah engga bisa mundur meski tetap pindah kerja.

Aa? Aa hanya berpesan bahwa jika sudah menikah nanti maka keluarga akan tetap menjadi prioritas utama. Makasih ya Aa.. ^_^.  Dan diskusi ditutup dengan hasil: melanjutkan proses rekrutmen ini. Tes berlanjut sampai tes kesehatan dan alhamdulilah semua berjalan lancar.

Konsekuensi dari keputusan untuk pindah kerja adalah, memajukan tanggal ‘engagement’, yang semula akhir bulan menjadi tengah bulan. Maju sekitar 20 hari. Konsekuensi yang lebih utama adalah, persiapannya menjadi lebih intensif. Kenapa acara ini harus maju? Karena di jadwalkan tanggal 19 Juli aku sudah masuk ditempat baru. Kalo misalnya acaraku tetep akhir bulan maka mustahil aku cuti (secara baru pindah). Jadi acara diajukan ke tanggal dimana aku belum pindah dan bisa ambil cuti. Aku memutuskan mengambil cuti 5 hari. Persiapan tetep dilakukan sambil mencicil proses hand over di tempat kerja yang lama.

H-5 dari penandantangan kontrak kerja dengan perusahaan baru, terjadi diskusi mendadak antara aku dengan keluarga. Keluarga pada akhirnya menyarankan untuk tidak meneruskan proses rekrutmen ini dengan berbagai pertimbangan, diantaranya:

  • Adanya larangan tidak boleh menikah saat masa pendidikan, dan saat dikalkukasi dengan keluarga rencanaku menikah pas masa pendidikan itu
  • Prosesnya berbarengan dengan rencana menikah. Maka aku akan menjadi tidak fokus mau kemana larinya.
  • Setelah menikah akan banyak hal yang harus disesuaikan, kalau dibarengi dengan pindah kerja di tempat baru dan harus sekolah maka itu akan sangat memeras otak
  • Keluarga sekali lagi mengingatkan aku tentang “pentingnya” fokus di rumah meski tetap bekerja. Dan keputusan untuk memulai kembali kerja di bidang baru dan mengulang kembali fase management trainee akan sangat ┬ámenyita waktuku. ┬áKeluarga menimbang bahwa ditempat kerjaku sekarang, aku akan meneruskan apa yang udah aku rintis selama 2 tahun, bukan mulai dari awal lagi, dan toh sudah pernah jadi management trainee.
  • Dan yang paling penting, kalau nanti Aa akan mutasi keluar kota apa ya aku mau tetep dijakarta dan Aa di somewhere? Apa aku akan tetep ngotot kerja tapi jauhan sama Aa? hiiks.. engga mau.. ┬á(tapi tetep berdoa semoga ntar Aa dimutasi ke Yogya… Amiiiiiiiin)

Semuanya menyita tenaga dan pikiran. Tanda yang paling utamanya adalah muncul bintik-bintik merah di muka alias gerombolan jerawat, hehe. Dan Bismillah.. aku putuskan untuk mengurungkan niatku pindah kerja dan tetap disini.
Ahamdulillah keputusanku sejauh ini tepat dan memang.. I do believe that when we sacrifice for something, we’ll have others that much more greater, Insya Allah. Sekarang jadi┬álebih tenang dan engga terlalu banyak yang dipikir­čÖé

*jadi inget yang dibilang Ibu.. “nduk, bedakan antara peluang dan godaan ya..”

~ by Zizima on August 3, 2010.

5 Responses to “My July-1”

  1. Selamat ya Zizi, dan jangan lupa bersyukur atas segala karunia yang telah diberikan­čÖé

    Reply:
    Makasih ya.. Insya Allah mas..­čÖé

  2. Ow,.. iki toh sabab musababe,.??
    Jadi ikut seneng denger kabar gembira ini.
    congratulation, Isma,..

    Reply:
    Suwun yak wis diilingno lewat chat.. dari sentilannya Budi maka tulisan ini lahir, hehe.
    Maturnuwuuuuuuunn :))

  3. cie….uhuk uhuk…­čśÇ

    ini bagian I kan? brarti ad sambungannya, ditunggu yah…

    slamat ya, smoga menjadi kluarga samara nantinya n dilancarkan hingga ke pelaminan amin amin amin

    wah, smua temen2 yg mo nikah termasuk aku dulu kok pada repot ya, xixixixixixi, *ya iyalah wong ini gawe bsar n bersejarah­čśÇ

    oya, mohon maaf lahir batin atas smua ksalahan baik lisan maupun tulisan baik disengaja maupun tidak, met ramadhan (miyosi & kluarga)

    *mo lanjut jalan2 ke temen2 yg punya blog

    Reply:
    hihihihi iyah.. sebentar yang July-2 masih di draft. Draft-nya di dalam kepala. Belum ketuang di blog. *lagi-lagi ngomong kediri sendiri supaya bisa ngatur waktu lebih baik biar sempat ngeblog, hehe

    wah beneeeeeeeeer, repotnya lluar biasa. tapi Alhamdulillah senengnya ruaaaaarrrr byasa juga :))
    Amiiin.. maturnuwun yaaah doanya.

    Sama-sama. Semoga bulan ini (dan seterusnya) kita semua mendapat berkah dariNya. Amiin ^_^

  4. hwahaha…..unpredictable sizt what was happened with us esp. with u for a month ago….
    congratz yak……..

    Reply:
    hahahaa.. Nunu… ben ono kesempatan ngelamun, yang ada dalam bayanganku selalu sama “Ya Allah, bener-bener tidak pernah kusangka semua ini akan aku alami. Semua diluar kuasaku, diluar apa yang pernah aku bayangkan, melebihi apa yang pernah aku impikan. Im very gratefull. Alhamdulillah for million times :))”

    Tengkyu Sista ^______________^

  5. truuuuuussssss?….. ada sahabatmu yang setia menunggu di MOG selama hampir 3 jam :p…

    Reply:
    Nitaaaaaaaaaaaa.. wakakaka… inget poooll. habis ketemu di MOG yang ujung2nya saling cerita2.. soalnya nervousnya engga kutungan :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: